Apa pun yang Anda putuskan, ingatlah ini. Kebebasan finansial memang bebas, tapi tidak murah. Kebebasan mempunyai harga… dan bagi saya hal itu sepadan dengan harganya. Rahasia besarnya adalah ini: UNTUK MENJADI BEBAS SECARA FINANSIAL TIDAK DIBUTUHKAN UANG MAUPUN PENDIDIKAN FORMAL YANG TINGGI. JUGA TIDAK PERLU BERISIKO. SEBALIKNYA, HARGA KEBEBASAN DIUKUR DENGAN IMPIAN, HASRAT, DAN KEMAMPUAN MENANGGULANGI KEKECEWAAN YANG KITA ALAMI SAAT BERUPAYA MERAIHNYA. Apakah Anda rela membayar harganya? (The Cashflow Quadrant, hal.65 baris 22-26. Robert T. Kiyosaki bersama Sharon L. Lechter C.P.A)
Ada satu kisah yang ditulis Robert T.Kiyosaki sebagai ilustrasi awal dalam bukunya tentang Cashflow Quadrant, tempat anda memetakan langkah anda. Apakah anda employee,self-employed, business owner ataukah investor ? Aku lumayan tersentak ketika membaca ilustrasi awal yang dipaparkan kurang lebih demikian :
Adalah sebuah desa kecil nan indah, sebuah tempat yang menyenangkan, sekaligus pula desa yang menyedihkan karena sepanjang tahun desa akan mengalami kekeringan kalau tidak turun hujan, tragis bener!
Akhirnya diadakanlah sebuah sayembara … untuk mendapatkan putri kodok, oops (ini sih dongeng putri kodok).
Diadakanlah sebuah tender untuk pengadaan air sepanjang tahun di desa tersebut, sumber airnya berasal dari sebuah danau yang berjarak satu setengah kilometer dari danau.
Tersebutlah dua orang pemegang hak atas kontrak tender tersebut, Bill dan Ed. Dua orang ini tentunya saling bersaing.
Ed langsung berlari membeli dua ember baja, dia mulai berlari bolak-balik untuk menyuply kebutuhan air penduduk desa, dalam tangki air yang terbuat dari beton dia tuangkan isi embernya, dia harus bekerja keras untuk memastikan penduduk desa tercukupi kebutuhan airnya. Dia merasa beruntung karena penduduk desa sepenuhnya membeli air darinya, ia tidak mempunyai saingan untuk beberapa saat karena ternyata Bill si pemegang hak yang lainnya telah menghilang selama beberapa saat.
Rupanya menghilangnya Bill selama berbulan-bulan ini adalah untuk membangun sebuah rencana usaha,dia mengangkat presiden eksekutif untuk melakukan pekerjaannya, dia bangun jaringan pipa baja antikarat bervolume besar untuk menyambungkan desa dengan danau.
Pada lauching usahanya ini, Bill mengumumkan bahwa airnya lebih bersih karena dia tau banyak yang mengeluhkan kebersihan air Ed, ia mampu memasok air selama 24 jam sehari tanpa henti selama 7 hari seminggu dengan melihat peluang bahwa Ted hanya mampu memasok pada jam-jam kerja saja namun tidak pada malam hari dan akhir pekan, ia memberikan biaya 75 % lebih murah ketimbang Ed.
Agar mampu bersaing Ed rupanya menurunkan harga hingga 25 % dan membeli dua ember lagi, dia kemudian memperkerjakan dua anak laki-lakinya untuk bergiliran bekerja pada malam hari dan akhir pekan, ketika anaknya mulai di perguruan tinggi dia berpesan kepada mereka untuk segera kembali karena usaha ini akan menjadi milik mereka, namun ternyata mereka lebih memilih meninggalkan ayahnya. Akhirnya Ed mendapat masalah kepegawaian, pegawainya menuntut kenaikan gaji, peningkatan tunjangan dan lain-lain.
Sementara Bill yang sadar betul bahwa kebutuhan akan air bersih tak hanya di desa itu saja, segera menulis ulang rancangan bisnisnya dan menjual sistem penyaluran air yang berkecepatan tinggi, bervolume besar dan berbiaya rendah ini ke desa-desa yang lain.
Demikian akhirnya Ed hanya mampu memperoleh satu penny untuk satu ember air yang dia salurkan, tapi Bill mengirimkan milyaran ember tiap harinya. Dia telah membangun saluran air bagi desa sekaligus saluran uang bagi dirinya. Ed bekerja keras sepanjang hidupnya dan Bill hidup bahagia selamanya. Dan dongeng inipun tamat (And Bill lives happily ever after)
Tragis nian kisah Ed. Seperti dalam buku sebelumnya Robert T.Kiyosaki menuliskan bahwa ayah kaya menyarankan anaknya untuk lulus sekolah, bangun usaha, dan menjadi penanam modal yang berhasil, dia lebih mengarahkan anaknya untuk menjadi Business owner dan Investor. Sementara ayah miskin akan menganjurkan anaknya menjadi Employee dengan bayaran tinggi atau Self employed dengan berpenghasilan tinggi, dia akan mementingkan anaknya untuk memperoleh slip gaji yang teratur, tunjangan dan keamanan bekerja, inilah sebabnya dia menganjurkan anaknya untuk bekerja sebagai pegawai pemerintah yang berpenghasilan tinggi dan berpendidikan tinggi. Bagaimana dgn anda
saya punya videonya tp ketinggalan di kampung halaman (tegal)
saya upload setelah balik ke tegal yaa.
























Posted by febe fernita t on 31 Januari 2010 at 20:28
dapet pertamax…
Posted by agung chandra prasetya on 1 Februari 2010 at 07:20
oke-oke,
makasih ya udah mampir.
Posted by Bidan Desa on 1 Februari 2010 at 13:27
lumayan nich dapat kedua
Posted by agung chandra prasetya on 1 Februari 2010 at 17:04
ya bu bidan,
saya mau tanya nich.
kalo batuk kering itu obatnya apa?
makasih
Posted by bidan yuni on 12 Maret 2010 at 14:28
maaf … mas ada alergi…
kalau ada alergi ma obat mas ke dokter ajahhh… soalnya saya takut kalau ngasih rekomen obat nanti ternyata mas ada alergi
Posted by iezul on 2 Februari 2010 at 10:50
mantap….inspiratif
Posted by T. Wahyudi on 2 Februari 2010 at 11:20
take action now ya mas…
Posted by darahbiroe on 2 Februari 2010 at 11:28
wah saya cuman dapat ketiga heheheh
berkunjung n ditunggu kunjungan baliknya makasih
Posted by ilyasafsoh.com on 2 Februari 2010 at 12:57
nice !!!!
ilyas afsoh
Posted by muhammad zakariah on 2 Februari 2010 at 19:32
keren.. bisa memotivasi gw nih.. thanks infonya sob..
Posted by Usup Supriyadi on 13 Maret 2010 at 16:36
memang keren
Posted by hmcahyo on 3 Februari 2010 at 09:24
ingat temen yang di CNI pernah ngasih film ini
Posted by bluethunderheart on 3 Februari 2010 at 20:43
mantab boz
salam hangat dari blue
Posted by bluethunderheart on 5 Februari 2010 at 21:28
mana semangatnya
salam hangat dari blue
Posted by Siti Fatimah Ahmad on 6 Februari 2010 at 16:03
Assalaamu’alaikum
Ceritanya sungguh menarik sekali dan memberi pengajaran buat kita semua. menang atau kalah dalam mempelopori sesuatu perjuangan adalah lumrah dal kehidupan. Siapa yang berusaha lebih, maka dia akan berjaya. banyak pengajaran yang boleh kita ambil bagi memastikan kejayaan itu berlaku maka sifat putus asa jangan sekali. Terima kasih sahabat. Saya sukakan kisah ini. memotivasikan. Salam hormat dari Malaysia.
Posted by Nisa on 8 Februari 2010 at 07:59
hmm… saya termasuk yg kaya gmana ya..
urang tegal tho..
Posted by and1k on 20 Februari 2010 at 04:51
askum dah lama banget nih saya gak silaturahmi
Posted by agnessekar on 21 Februari 2010 at 10:13
Sebelum melakukan sesuatu semestinya tau apa yg harus dilakukan.Pikirkan dg cermat untung ruginya. Jangan gegabah sebelum kita menjadi menyesal karenanya.Perlu perhitungan cermat,akurat,teliti dan hati-hati sebelum melangkah. Berpikir dulu sebelum melangkah itulah intinya. Ada baiknya semuanya direncanakan, disusun secara sempurna segala sesuatunya sehingga kita akan mendapatkan garis besarnya meskipun pastilah kita akan menghadapi sesuatu yg tdk kita duga saat melakukannya. Tetapi paling tidak kita sdh membuat perhitungan sehingga resiko bisa kita tekan seminimal mungkin. Terima kasih sharingnya, Sukses untuk anda.
Regards, agnes sekar
Posted by benkyongeblog on 21 Februari 2010 at 12:17
^_^ nice post
Posted by Zico Alviandri on 23 Maret 2010 at 20:12
Inspiratif sih… cuma aku belum punya keberanian untuk memulai usaha.. hiks hiks hiks..
Posted by catatan harianku on 10 April 2010 at 09:57
aset itu ya?
aku dulu pernah baca. tapi karena harus ngajak orang lain, aku nggak mau. aku banci manusia gara-gara ditolak mlm. sakit.
Posted by ToPu on 5 Mei 2010 at 06:00
Wah sudah bosen aku denger ceritanya Robert T.Kiyosaki melulu, dari dulu itu2 melulu…
Tapi gak papa dech… keep posting, sapa tau ada yang membutuhkan….
Posted by Arif on 5 Mei 2010 at 22:43
if you want to get a right laptop yo may visit my site
Posted by fitrimelinda on 21 Mei 2010 at 23:22
wah.. saya masuk quadran yang mana ya???
Posted by and1k on 23 Mei 2010 at 07:52
sudah lama banget gak berkunjung di blog sahabat. pagi mas
Posted by livestream on 28 Mei 2010 at 07:15
blogwkignh ere guys..
Posted by tips beli rumah on 7 Juni 2010 at 12:01
mantap…semangat ya mas,,,,berjuang terus…
Posted by iiN on 13 September 2010 at 16:58
koq nggak pernah diupdate lagi nih gan?
Posted by febe fernita on 23 Oktober 2010 at 13:15
ayoo..update lagi bro! keep bloging =)
Posted by sempulur on 23 November 2010 at 22:49
Strategi adalah kunci sukses yang rasional
Posted by Berbagi Cerita on 24 November 2010 at 20:43
inspiratif banget…
Posted by AgenPru Online on 22 Januari 2011 at 16:07
Mengena banget tuh cerita di atas. Mau sebagai pembawa ember atau sebagai pembangun saluran pipa.
Agenpru Online
Posted by suwanto on 21 Juli 2011 at 11:45
Prinsip pipo dan embro wajib dimiliki oleh setiap orang yang ingin mencapai kesuksesan didunia bisnis, laverage / daya ungkit adalah jaringan baik itu toko,spbu telpon, warung makan dan lain-lain semoga sukses.
Posted by suwanto on 21 Juli 2011 at 11:46
apa faktor kali anda….????