Menjadi Diri Sendiri

Bagaimana menjadi diri sendiri? Diri Anda adalah Anda dengan segala keunikan dan potensi yang Anda miliki. Menjadi diri sendiri adalah Anda tetap dalam keunikan Anda, tanpa harus mengikuti siapa pun. Para sahabat Rasulullah saw pun tetap pada keunikannya masing-masing. Abu Bakar as, Umar Bin Khathab as, Ustman bin Afan as, dan Ali as pun memiliki keunikan masing-masing tanpa mengurangi kemuliaannya.

Kemudian setiap manusia memiliki potensi. Potensi yang bisa digunakan untuk meraih sukses sesuai dengan keunikannya masing-masing. Untuk menjadi diri Anda sendiri, Anda harus mengoptimalkan semua potensi diri Anda, tanpa harus merubah keunikan Anda atau mengikuti orang lain. Saat keunggulan unik Anda belum dimunculkan secara optimal, maka Anda belumlah menjadi diri sendiri. Mungkin baru setengahnya, atau bahkan seperempatnya, atau baru 10 persen? Bahkan kurang?

Mana bisa menjadi diri sendiri yang seutuhnya jika kita belum mengoptimalkan potensi diri kita seutuhnya? Kita tidak pernah tahu sampai dimana potensi diri kita. Namun sejauh mana pun kita sudah mengoptimalkan potensi diri saat ini, kita masih bisa terus meningkatkannya. Anda masih bisa lebih baik dari saat ini, sesukses apa pun Anda saat ini. Tidak ada yang namanya pencapaian puncak dunia ini. Yang ada hanya nanti di akhirat saat bertemu Allah SWT.

Jadi selama di dunia, kita masih bisa memperbaiki diri kita. Kita jadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin dan menjadikan hari esok menjadi lebih baik dari hari ini:

“Barang siapa yang hari ini sama saja dengan kemarin, merugilah dia. Jika hari ini lebih buruk dari kemarin, dia celaka.Dan beruntunglah bila hari ini lebih baik dari kemarin.” (HR Bukhari)

8 responses to this post.

  1. sepakat mas agung, sebenarnya kita dilahirkan denga sejuta potensi. Masing-masing diantara kita punya potensi unik yang akan mengarahkan pada kesuksesan unik pula. Jadi tidak ada alasan sebenarnya merasa tidak bisa bersaing, tidak bisa sukses dsb.

    oya, salam kenal ya🙂

    Balas

    • memang betul sekali bang yudika,
      setiap manusia diciptakan oleh sang Khalik dengan beragam kelebihan dan keunikan masing-masing,
      kita tinggal mengasah kemampuan kita, diantaranya adalah mengembangkan bakat dan hobi yang kita miliki,
      semoga semakin banyak orang yang sukses di dunia, khususnya diindonesia.Amien

      Balas

  2. hmmm…. good

    Balas

  3. Posted by engkaudanaku on 3 Februari 2010 at 09:13

    🙂
    Be your self is the best!

    Balas

  4. Posted by OZYRAY on 17 April 2010 at 21:09

    Betul juga, n aku setuju, bos…

    Balas

  5. wah setuju banget.
    lebih baik jadi diri sendiri.
    like this pokoknya:-)

    Balas

  6. Tidak mengenali potensi diri sendiri, merasa kecil dan tidak mampu, itu masalah terbesar bagi banyak orang. Padahal Tuhan menciptakan kita begitu lengkap. Bukan saja organ tubuh, bukan saja nafas kehidupan, tapi Tuhan telah mempersiapkan rancanganNya yang terbaik bagi kita, bahkan telah melengkapi kita dengan talenta-talenta tersendiri, dengan keunikan dan kemampuan yang berbeda-beda bagi setiap orang dengan tujuan agar kita bisa saling melengkapi.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: