Posts Tagged ‘belajar’

KISAH PIPO DAN EMBRO

Apa pun yang Anda putuskan, ingatlah ini. Kebebasan finansial memang bebas, tapi tidak murah. Kebebasan mempunyai harga… dan bagi saya hal itu sepadan dengan harganya. Rahasia besarnya adalah ini: UNTUK MENJADI BEBAS SECARA FINANSIAL TIDAK DIBUTUHKAN UANG MAUPUN PENDIDIKAN FORMAL YANG TINGGI. JUGA TIDAK PERLU BERISIKO. SEBALIKNYA, HARGA KEBEBASAN DIUKUR DENGAN IMPIAN, HASRAT, DAN KEMAMPUAN MENANGGULANGI KEKECEWAAN YANG KITA ALAMI SAAT BERUPAYA MERAIHNYA. Apakah Anda rela membayar harganya? (The Cashflow Quadrant, hal.65 baris 22-26. Robert T. Kiyosaki bersama Sharon L. Lechter C.P.A)

Ada satu kisah yang ditulis Robert T.Kiyosaki sebagai ilustrasi awal dalam bukunya tentang Cashflow Quadrant, tempat anda memetakan langkah anda. Apakah anda employee,self-employed, business owner ataukah investor ? Aku lumayan tersentak ketika membaca ilustrasi awal yang dipaparkan kurang lebih demikian :

Adalah sebuah desa kecil nan indah, sebuah tempat yang menyenangkan, sekaligus pula desa yang menyedihkan karena sepanjang tahun desa akan mengalami kekeringan kalau tidak turun hujan, tragis bener!

Akhirnya diadakanlah sebuah sayembara … untuk mendapatkan putri kodok, oops (ini sih dongeng putri kodok).

Baca lebih lanjut

Iklan

Dua Mitos Mengenai Sukses

Saya akan mengungkap 2 mitos tentang sukses. Mungkin Anda akan terkejut dan tidak percaya terhadap apa yang saya tulis. Atau mungkin Anda akan protes. Sebaliknya, jika Anda setuju dan percaya terhadap apa yang saya tulis maka Anda sungguh sudah memiliki pemahaman dan pencerahan dalam pencapaian sukses. Mitos adalah suatu keyakinan yang kebenarannya tidak bisa dibuktikan. Apa dua mitos sukses yang saya maksud? Pertama: “sukses harus dengan kerja keras”. Kedua: “orang sukses adalah orang yang terampil atau pintar”. Saya akan tunjukan bahwa kedua hal ini sebenarnya hanya mitos.

Jika sukses dihasilkan dari kerja keras, maka akan banyak milioner di setiap sudut kota. Tahukah Anda banyak pedagang yang berdagang dari subuh sampai larut malam namun tidak kaya-kaya? Padahal mereka sudah berdagang puluhan tahun. Tahukah Anda ada pedagang bambu yang membawa segerobak bambu dengan didorong dari desa jam 1 malam agar sampai di kota pagi hari? Apakah mereka kaya? Tidak.

Sementara, ada dua tukang bakso. Sama-sama bekerja keras mendorong gerobak bakso dari padi sampai malam. Anehnya yang satu sukses dan memiliki rumah makan bakso sendiri, sementara tukang bakso lainnya tetap mendorong gerobak dengan penghasilan jauh dibawah temannya. Apa yang salah? Padahal keduanya sama-sama bekerja keras?

Apakah kita tidak perlu kerja keras untuk sukses? Tentu saja sangat perlu. Tapi bukan satu-satunya dan bukan penyebab utama sukses.

Mitos kedua ialah masalah keterampilan. Betulkah lebih terampil akan lebih sukses? Bisa jadi Anda lebih terampil dibanding bos Anda. Banyak orang yang berkgelar MBA tetapi “tidak bisa” bisnis. Malah lulusan SDTT (SD Tidak Tamat) bisa sukses bisnis. Ini adalah realitas dan fakta, bahwa lebih pintar dan lebih terampil tidak menjamin Anda sukses.

Apakah tidak perlu terampil untuk sukses? Tentu saja sangat perlu. Jika Anda ingin sukses, salah satu syaratnya ialah Anda harus mengerti ilmunya dan terampil. Tetapi bukan satu-satunya penyebab sukses.

Lalu apa penyebab utama sukses? Sukses tidaknya Anda akan ditentukan oleh pola pikir Anda. Jika Anda sudah memiliki pola pikir yang benar, maka kerja keras akan mengikuti. Keterampilan yang diperlukan akan Anda miliki dalam perjalanan menuju sukses.

Jadi yang benar adalah:

Think and Grow Rich

Kaum Luth

Salah satu adzab Allah paling dahsyat yang dikisahkan dalam Al-Quran adalah tentang pemusnahan kaum Nabi Luth. Mereka diadzab Allah karena melakukan praktek homoseksual. Menurut kitab Perjanjian Lama, kaum Nabi Luth ini tinggal di sebuah kota bernama Sodom. Sehingga karena itu praktek homoseksual saat ini kerap disebut juga sodomi.

Penelitian arkeologis mendapatkan keterangan, kota Sodom semula berada di tepi Laut Mati (Danau Luth) yang terbentang memanjang di antara perbatasan Israel-Yordania. Dengan sebuah gempa vulkanis yang diikuti letusan lava, kota tersebut Allah runtuhkan, lalu jungkir-balik masuk ke dalam Laut Mati.

Layaknya orang jungkir-balik atau terguling, kerap bagian kepala jatuh duluan, lalu diikuti badan dan kaki. Begitu pula kota Sodom, saat runtuh dan terjungkal, bagian atas kota itu duluan yang terjun ke dalam laut, sebagaimana Allah kisahkan dalam Al-Quran: Maka tatkala datang adzab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu (terjungkir-balik sehingga) yang di atas ke bawah, dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi. (Surat Huud ayat 82).

Hasil penelitian ilmiah kontemporer menjelaskan, bencana itu dapat terjadi karena daerah Lembah Siddim, yang di dalamnya terdapat kota Sodom dan Gomorah, merupakan daerah patahan atau titik bertemunya dua lempengan kerak bumi yang bergerak berlawanan arah. Patahan itu berawal dari tepi Gunung Taurus, memanjang ke pantai selatan Laut Mati dan berlanjut melewati Gurun Arabia ke Teluk Aqaba dan terus melintasi Laut Merah, hingga berakhir di Afrika.
Baca lebih lanjut

Touch Screen

Layar sentuh atau dalam bahasa Inggris touch screen, touch panel atau touch screen panel adalah sebuah perangkat input komputer yang bekerja dengan adanya sentuhan tampilan layar menggunakan jari atau pena digital. Antarmuka layar sentuh, di mana pengguna mengoperasikan sistem komputer dengan menyentuh gambar atau tulisan di layar itu sendiri, merupakan cara yang paling mudah untuk mengoperasikan komputer dan kini semakin banyak digunakan dalam berbagai aplikasi.

Gambar 1. Gambar Layar Touch Screen

Teknologi touchscreen bukanlah teknologi yang baru. Dahulu teknologi ini dipatentkan oleh pihak-pihak tertentu, namun sekitar tahun 1980-an hak paten tersebut telah berakhir dan teknologi ini menjadi milik umum yang bebas dikembangkan. Maka dari itu, teknologi ini cukup banyak berkembang untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

Touch screen dapat ditemui di bandara-bandara, rumah sakit, ataupun pada ATM bank. Akan tetapi, kita tidak perlu jauh-jauh ke Amerika hanya untuk melihat touch screen. Kita dapat melihat dan mempergunakan touch screen pada berbagai jenis gadget, seperti Handphone, tablet PC, PDA, dan sebagainya.
Baca lebih lanjut

Richard Philips Feynman, Tokoh Fisikawan Modern

ADA dua jenis orang jenius. Para jenius biasa yang melakukan sesuatu yang hebat, namun mereka pergi dengan meyakinkan kita pun bisa melakukan hal serupa asal kerja keras. Lalu ada penyihir, dan kita sulit mengerti bagaimana mereka melakukan hal-hal hebat tersebut. Dan Feynman adalah penyihir.

Itulah ungkapan yang dilontarkan Marc Kac, seorang matematikawan, terhadap koleganya Feynman. Pria berdarah Yahudi ini dilahirkan pada 11 Mei 1918 di Far Rockaway, New York, Amerika Serikat. Ayahnya seorang penjual pakaian seragam militer. Ia mendidik Feynman dengan beraneka ragam ilmu pengetahuan alam. Hal ini ternyata memancing sifat ingin tahu yang besar dari Feynman muda yang kemudian berperan besar dalam kariernya kelak

Saat berusia 12 tahun, Feynman muda memiliki laboratorium yang dibuatnya sendiri. Dia membuat percobaan listrik, membuat radio sederhana, sampai menjadi teknisi radio panggilan amatir dalam laboratoriumnya. Tak hanya itu, dia juga bermain-main dengan percobaan kimia sederhana. Bahan-bahannya diambil dari dedaunan dan bumbu masak ibunya
Baca lebih lanjut

54 MAX PLANCK 1858-1947

Bulannya Desember, tahunnya 1900. Dunia ilmu terperanjat dan terlompat dari tempat duduknya. Apa yang terjadi? Seorang ahli fisika Jerman, Max Planck, umumkan dia punya hipotesa yang berani. Dia bilang radiant energi (energi gelombang cahaya) tidaklah mengalir dalam arus yang kontinyu, tetapi terdiri dari potongan-potongan yang disebutnya quanta. Hipotesa Planck yang bertentangan dengan teori klasik tentang cahaya dan elektro magnetik ini merupakan titik mula dari teori kuantum yang sejak itu merevolusionerkan bidang fisika dan menyuguhkan kita pengertian yang lebih mendalam tentang alam benda dan radiasi.

Dilahirkan tahun 1858 di kota Kiel, Jerman, dia belajar di Universitas Berlin dan Munich, peroleh gelar Doktor dalam ilmu fisika dengan summa cum laude dari Universitas Munich selagi berumur baru dua puluh satu tahun. Sebentar dia mengajar di Universitas Munich, kemudian di Universitas Kiel. Di tahun 1889 dia jadi mahaguru Univeristas Berlin sampai pensiunnya tiba tatkala usianya mencapai tujuh puluh. Itu tahun 1928.
Baca lebih lanjut

Sepuluh Menit Lebih Lama

Orang-orang hebat sebenarnya hanyalah orang-orang biasa yang
memiliki tekad yang luar biasa. Saat orang-orang disekeliling
anda menyerah dan mundur, kertakkan gigi anda dan cobalah untuk
menggali sedikit lebih dalam. Sukses diraih dan dipertahankan
oleh mereka yang terus mencoba. Majulah, dan akuilah; hari ini
anda mungkin belum mencapai apa yang anda inginkan, harapkan
dan impikan. Salah satu kunci untuk mendapatkan impian anda
adalah sebuah tekad untuk tidak pernah menyerah.

Ralph Waldo Emerson berkata, “Seseorang disebut pahlawan bukan
karena ia lebih berani dari orang lain, tetapi karena ia berani
bertahan sepuluh menit lebih lama.” Seorang atlit lari jarak
jauh belajar untuk menjadi “terbiasa”. Ia akan terus berlari
hingga kecapekan, tetapi ia tidak akan berhenti. Pelari biasa
akan menyerah. Tetapi, pelari jarak jauh tahu bahwa jika ia
dapat menahan kesakitan itu sedikit lebih lama, ia akan menjadi
“terbiasa”.
Baca lebih lanjut